Informasi Tentang Restoran / Kuliner

Menjelajahi Kuliner Khas Tanjung Pinang: Cita Rasa Melayu Pesisir yang Menggoda

Menjelajahi Kuliner Khas Tanjung Pinang: Cita Rasa Melayu Pesisir yang Menggoda

Menjelajahi Kuliner Khas Tanjung Pinang: Cita Rasa Melayu Pesisir yang Menggoda – Tanjung Pinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau, tidak hanya dikenal sebagai kota pelabuhan dan pusat sejarah Melayu, tetapi juga sebagai surga kuliner pesisir. Letaknya yang strategis di jalur perdagangan laut membuat kuliner Tanjung Pinang kaya akan pengaruh Melayu, Tionghoa, dan hasil laut segar. Makanan di kota ini identik dengan cita rasa gurih, asam segar, dan penggunaan rempah yang sederhana namun kuat. Bagi pembaca umum yang ingin mengenal kekayaan kuliner Nusantara, Tanjung Pinang menawarkan pengalaman rasa yang unik dan membumi.

Otak-Otak Ikan dan Gonggong

Salah satu kuliner paling ikonik dari Tanjung Pinang adalah otak-otak ikan. Berbeda dengan otak-otak di daerah lain, versi Tanjung Pinang biasanya dibungkus daun kelapa atau daun pisang dan dibakar hingga harum. Teksturnya lembut dengan rasa ikan yang dominan, sering disantap bersama sambal kacang atau sambal pedas manis.
Selain itu, ada gonggong, sejenis siput laut yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Gonggong direbus sederhana tanpa banyak bumbu agar rasa alaminya tetap terjaga. Cara makannya pun khas, dikeluarkan dari cangkang dengan tusuk gigi dan dicocol saus pedas.

Lakse dan Mie Tarempa

Lakse merupakan makanan tradisional berbahan dasar tepung beras yang dibentuk seperti mie tebal, kemudian disiram kuah kari ikan yang gurih. Hidangan ini sering disajikan pada acara adat atau hari besar, namun kini mudah ditemukan di kedai-kedai lokal.
Tak kalah populer adalah mie tarempa. Mie ini bertekstur kenyal dengan warna kuning kecokelatan, dimasak dengan bumbu khas berbasis ikan, cabai, dan kecap. Rasanya cenderung pedas gurih dan sangat menggugah selera.

dottysburger.com

Kudapan dan Penutup Khas

Untuk camilan, masyarakat Tanjung Pinang memiliki kue deram-deram dan kue bingka. Deram-deram berbentuk cincin dengan rasa manis gula merah, sedangkan bingka terkenal lembut dan legit. Keduanya mencerminkan kesederhanaan sekaligus kekayaan tradisi kuliner Melayu.

Penutup

Kuliner khas Tanjung Pinang adalah cerminan kehidupan masyarakat pesisir yang dekat dengan laut dan tradisi. Dari hidangan utama hingga kudapan, setiap sajian menyimpan cerita dan identitas lokal. Mengenal kuliner Tanjung Pinang berarti menyelami budaya Melayu yang hangat dan penuh rasa.

Exit mobile version